“Ketika dr. Anang pamit mau mengikuti tes (promosi jabatan), saya sampaikan, sebenarnya berat, tapi ini masalah karier yang lebih baik, sehingga kita harus bisa melepas beliau, apalagi beliau mengabdikan diri di tanah kelahirannya,” ujar Bupati Amirudin.
Selama mengabdi di Pemkab Banggai, banyak prestasi yang ditorehkan dr. Anang untuk Kabupaten Banggai, khususnya terkait program penanganan stunting.
Yang paling membanggakan, inovasi Posyandu Prakonsepsi berhasil masuk dalam jajaran Top 45 Sinovik KemenPANRB tahun 2020 dan telah diadopsi menjadi program nasional. Inovasi tersebut dicetuskan saat dirinya menjabat Kepala Dinas Kesehatan Banggai.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Abdullah dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas pengabdian dr. Anang selama bertugas di Pemkab Banggai.
“Kami atas nama ASN mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada dr. Anang, semoga apa yang ditorehkan di sini menjadi berkah bagi kami, dan Insyaallah bapak di sana bisa juga menorehkan apa yang menjadi harapan kita semua, ASN Kabupaten Banggai,” ujar Sekda Abdullah.
Sebagai Plt Kadis P2KB-P3A, Nurdjalal diharapkan dapat melanjutkan kinerja baik yang ditinggalkan pendahulunya, khususnya penanganan stunting di Kabupaten Banggai.
