Selain itu, ia menepis isu adanya konflik kepentingan. Menurutnya, dirinya maupun anggota keluarganya tidak memiliki unit SPPG ataupun usaha yang berkaitan dengan penyediaan layanan MBG.
Ia bahkan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengatasnamakan dirinya atau mengaku sebagai orang dekat Kepala BGN untuk menawarkan proyek maupun jasa tertentu.
Bukan Sekadar Bagi Makanan
Sudaryono menegaskan BGN bukan sekadar lembaga pembagi makanan gratis.
Menurutnya, tugas utama badan tersebut adalah memastikan kelompok sasaran, seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, hingga lanjut usia memperoleh asupan gizi yang layak sesuai tujuan program pemerintah.
Ia juga berjanji memperbaiki koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah agar tidak lagi terjadi hambatan komunikasi dalam pelaksanaan program.
Di sisi lain, evaluasi terhadap standar keamanan pangan juga akan diperketat menyusul sejumlah kasus keracunan makanan yang sempat terjadi di berbagai daerah.
Sudaryono mengaku terbuka terhadap kritik dan masukan yang bertujuan memperbaiki kualitas pelaksanaan MBG. Namun, ia menegaskan tidak akan mengakomodasi kritik yang bertujuan menghentikan program maupun membubarkan BGN.
