Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut proses yang berjalan merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memastikan program strategis nasional berjalan sesuai aturan.
Sementara itu, sejumlah pimpinan DPR juga mendukung pengusutan kasus tersebut dan meminta aparat penegak hukum bekerja secara profesional serta transparan.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena merupakan perkara besar pertama yang menyentuh pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional sejak lembaga tersebut dibentuk untuk menjalankan Program Makan Bergizi Gratis.
Hingga Rabu malam, Kejagung masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Penyidik belum mengumumkan secara rinci nilai kerugian negara maupun seluruh barang bukti yang telah disita dalam penggeledahan kantor BGN.
Perkembangan lebih lanjut terkait konstruksi perkara, jumlah tersangka, dan potensi kerugian negara masih menunggu keterangan resmi Kejaksaan Agung.(rdk)
