“Kalau tidak disikapi cepat, bisa-bisa gas 3 kg ini tembus Rp100 ribu per tabung,” tegasnya. Selain itu, ia juga menyoroti dugaan penyalahgunaan gas subsidi oleh pihak yang tidak berhak.
Menurutnya, gas 3 kg yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil justru diduga digunakan oleh oknum pengusaha besar dan kalangan mampu. “Ini gas subsidi, harusnya untuk masyarakat kecil. Jangan sampai dipakai orang berduit. Pemerintah harus turun tangan, lakukan sidak,” pungkasnya. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan dan lonjakan harga yang semakin menekan kehidupan masyarakat.(Alin).
