Sebab pada akhirnya, setiap rupiah APBD adalah uang rakyat. Dan uang rakyat tidak boleh dikelola berdasarkan kebiasaan, melainkan berdasarkan kinerja yang dapat dibuktikan.(Nadja88)
Efisiensi APBD Dimulai dari Mengurangi Kenyamanan Birokrasi dan Mengukur Kinerja Staf Khusus
