Berita

BMKG: Sulteng Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Meski Puncak Kemarau, Warga Diminta Waspada

BANGGAIPOST.COM

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Sulawesi Tengah sebagai salah satu wilayah yang perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada periode 18–20 Juli 2026.

Dikutip dari laman resmi dan akun Instagram BMKG, meski sebagian besar wilayah Indonesia sedang memasuki puncak musim kemarau, sejumlah daerah di Sulawesi Tengah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang.

BMKG menjelaskan, kondisi tersebut dipicu oleh dinamika atmosfer yang masih mendukung pertumbuhan awan konvektif. Akibatnya, hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi secara sporadis, terutama pada siang hingga malam hari.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Palu, Donggala, Sigi, Parigi Moutong, Poso, Morowali, Banggai, Tojo Una-Una, Buol, dan Tolitoli. Sementara kawasan pegunungan serta sekitar Danau Poso dinilai lebih rentan mengalami hujan lokal yang datang secara tiba-tiba.

Di sisi lain, wilayah barat Sulawesi Tengah seperti Palu, Donggala, dan Sigi secara klimatologis telah memasuki puncak musim kemarau pada Juli 2026. Meski demikian, potensi hujan lokal masih tetap perlu diwaspadai.

Bagikan: