Berita Utama

Berpesta di Tengah Krisis Kebutuhan Dasar


Editorial, Banggai Post


Pesta rakyat Hari Jadi Kabupaten Banggai ke-66 masih berlangsung. Panggung hiburan dipadati penonton. Artis didatangkan. Berbagai rangkaian seremoni digelar untuk memeriahkan perayaan.

Tidak ada yang keliru dengan itu. Hari jadi daerah memang layak dirayakan. Namun, di luar arena pesta, masih banyak warga yang bergulat dengan persoalan yang jauh lebih mendasar.

Di Kota Luwuk, krisis air bersih masih menjadi sarapan harian. Warga di sejumlah wilayah masih kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari. Ironisnya, persoalan itu muncul justru di ibu kota kabupaten yang berjuluk “Kota Air”.

Di bagian lain, petani di Luwuk Timur harus menerima kenyataan pahit. Puluhan hektare sawah gagal panen akibat serangan hama tikus. Kerugian yang mereka alami bukan sekadar hilangnya hasil panen, tetapi juga hilangnya sumber penghidupan.

Di Desa Lauwon, jalan rusak bertahun-tahun masih menjadi hambatan mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian. Sementara di desa yang sama, SDN Inpres 1 Lauwon masih membutuhkan perhatian serius karena kondisi bangunannya yang jauh dari layak.

Keempat persoalan itu tidak berdiri sendiri. Semuanya berbicara tentang satu hal yang sama: pelayanan dasar.

Bagikan: