Opini

Anggaran Miliaran, Air Bersih Pagimana Masih Bermasalah: Mana Tanggung Jawabnya?

Kerusakan tersebut diduga menjadi salah satu penyebab terganggunya distribusi air kepada pelanggan. Jika informasi ini benar, persoalan tersebut tidak bisa dipandang semata-mata sebagai gangguan teknis biasa.

Pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk menjawab sejumlah pertanyaan penting: bagaimana kualitas material yang digunakan, apakah pemasangan jaringan telah sesuai standar teknis, dan bagaimana proses pemeriksaan serta serah terima hasil pekerjaan dilakukan?

Fasilitas publik yang dibangun dengan anggaran besar semestinya dirancang agar berfungsi secara optimal dan berkelanjutan. Jangan sampai pekerjaan dinyatakan selesai secara administratif, sementara manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.

Kerusakan pipa memang tidak serta-merta membuktikan adanya penyelewengan. Namun, kondisi tersebut cukup menjadi alasan untuk melakukan evaluasi secara terbuka dan objektif.

Selain itu, berdasarkan informasi dari laporan teknisi PDAM Unit Pagimana, debit air Sungai Uwedak dan Sungai Ampera disebut masih relatif aman dan tidak mengalami gangguan signifikan akibat musim kemarau. Informasi ini perlu diverifikasi melalui pemeriksaan teknis. Jika ketersediaan air baku memang mencukupi, kondisi jaringan distribusi perlu diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui penyebab gangguan pelayanan.

Pemda, PDAM, dan Aparat Penegak Hukum Harus Bertindak

Bagikan: