BANGGAIPOST.COM,LUWUK– Cuplikan video yang beredar di media sosial serta berita dari CNADaily.id menampilkan pernyataan kontroversial dari Calon Bupati Petahana, Amirudin. Dalam pernyataannya, Amirudin menyebut bahwa pegiat media sosial dan penulis di berbagai platform media melakukan fitnah untuk mencari uang. Tuduhan tersebut dilontarkan saat ia memberikan klarifikasi terkait kritik terhadap program-program yang dinilai kurang maksimal selama masa kepemimpinannya, seperti dilaporkan oleh berbagai media sosial dan portal berita.
Dalam kampanye terbuka yang berlangsung di Kelurahan Tolando, Kecamatan Batui, Amirudin menuding bahwa kritik mengenai gagalnya program andalannya, yaitu “Satu Juta Satu Pekarangan,” merupakan bentuk fitnah. Ia membela diri dengan mengklaim bahwa beberapa programnya, seperti kandang ayam dan kolam lele yang sudah menghasilkan, difoto dan diberitakan seolah tidak berhasil. “Saya sangat menyayangkan orang-orang yang menulis lalu meng-upload, mencari uang dengan cara seperti ini untuk dia makan. Mendarah daging. Kasih makan istrinya, dikasih makan anaknya,” ujar Amirudin seperti dilansir CNADaily.id.
