Berita Utama

571 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palu Dilepas: Kolaborasi Perkuat Berani Sehat

Foto: Biro Adpim Setprov Sulteng

Sementara itu, Direktur Dr. M. H. Supriadi B., S.Kp., M.Kep menegaskan bahwa PKLT berbasis kolaborasi interprofesi ini, merupakan hal baru yang pertama kali digagas oleh Poltekkes Kemenkes Palu.

Tujuan utamanya lanjut direktur, agar mahasiswa tak hanya fokus pada tindakan teknis kepada pasien tetapi juga aktif berkomunikasi dan diskusi dengan interprofesi kesehatan di rumah sakit.

“Kami harapkan (PKLT) dapat meningkatkan mutu pelayanan di sepuluh rumah sakit yang dipilih,” ungkapnya.

Di bagian lain, Wakil Direktur I Nurjaya, S.Pd., M.Kes melaporkan tema PKLT yang diusung adalah, Kolaborasi Multidisiplin Berbasis IPE dan IPC Dalam Pelayanan Holistik Pasien Jantung Di Rumah Sakit Sulawesi Tengah.

IPE atau Interprofessional Education, merupakan metode pembelajaran kolaboratif antar mahasiswa profesi kesehatan yang berbeda, yang diikuti dengan IPC atau Interprofessional Collaboration, atau praktik kolaborasi langsung di rumah sakit.

“Harapan kami mahasiswa mampu menerapkan nilai-nilai dan etika interprofesi, tanggungjawab profesi, komunikasi interprofesi dan kerjasama tim dalam melaksanakan PKLT,” ujarnya sebagai manifestasi dari metode IPE dan IPC tadi.

Turut hadir dalam acara tersebut, perwakilan dari 10 rumah sakit tujuan PKLT, perwakilan fakultas kedokteran Untad dan Unisa serta mitra terkait. (*)

Bagikan: