Fragmentasi kekuatan tersebut membuat koalisi menjadi faktor sangat menentukan dalam setiap kontestasi politik.
Bagi Hanura, kepergian Hadianto berpotensi menjadi kehilangan besar.
Selain menjabat Ketua DPD, Hadianto merupakan salah satu kepala daerah paling menonjol yang dimiliki partai tersebut di Sulawesi Tengah.
Dengan hanya satu kursi di DPRD provinsi, Hanura diperkirakan harus bekerja lebih keras untuk menjaga eksistensi dan regenerasi kader menjelang agenda politik berikutnya.
Sebaliknya, jika Hadianto benar-benar bergabung dengan Gerindra, partai berlambang kepala burung garuda itu diprediksi memperoleh tambahan energi politik.
Basis dukungan Hadianto di Kota Palu dapat menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Gerindra dalam menghadapi Pilkada maupun Pilgub mendatang.
Menuju Pilgub 2030
Meski Pilgub Sulawesi Tengah masih empat tahun lagi, sejumlah nama mulai diperhitungkan.
Hadianto Rasyid dipandang sebagai salah satu figur potensial. Rekam jejak sebagai Wali Kota Palu dua periode, tingkat popularitas yang relatif tinggi, serta kemungkinan dukungan mesin Gerindra menjadi modal politik yang tidak kecil.
