BALUT, BANGGAIPOST.COM
Dugaan penganiayaan terhadap warga bernama Jamil yang disebut terjadi di dalam Mako Polsek Banggai, Kabupaten Banggai Laut, terus menjadi perhatian serius. Kasus yang diduga melibatkan oknum aparat penegak hukum (APH) dan aparatur sipil negara (ASN) hingga kini belum terungkap secara jelas.
Ketua DPD KNPI Banggai Laut, Aksal Lamadi, mendesak Kapolres Banggai Laut agar tidak hanya memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat, tetapi juga meminta Pengamanan Internal (Paminal) Polres Banggai Laut memeriksa anggota kepolisian yang bertugas piket saat kejadian.
Desakan tersebut disampaikan menyusul keterangan Jamil yang mengaku mengalami dugaan penganiayaan ketika berada di ruang pemeriksaan di Polsek Banggai pada Minggu (27/9/2026).
Menurut Aksal, peristiwa ini perlu diusut secara menyeluruh untuk mengetahui bagaimana dugaan penganiayaan bisa terjadi di lingkungan kantor kepolisian. Ia juga mempertanyakan keberadaan dua ASN yang disebut dapat keluar-masuk ruang pemeriksaan saat Jamil menjalani proses pemeriksaan.
“Apa kepentingan dua ASN tersebut masuk ke dalam ruang pemeriksaan ketika tersangka sedang dalam proses BAP? Ini adalah pertanyaan besar terkait SOP pengamanan tersangka di kantor polisi,” tegas Aksal.
