Mengutip penggalan tulisan Sularso (Akademisi UAD Yogyakarta) melalui perilaku kongkrit, nilai-nilai kearifan lokal diharapkan dapat tetap hidup dan menghidupi masyarakatnya. Bahkan kearifan lokal dapat menguatkan aspek etika atau moral individu masyarakatnya. Hal ini cukup relevan mengingat masyarakat dalam menyelenggarakan kehidupan tidak dapat terlepas dari pengaruh lingkungan tempat mereka hidup, hubungan timbal balik dan kait mengkait antara nilai filosofis dan cita-cita kolektif masyarakat. Bahkan kondisi sosial masyakat. Kehidupan tradisi, keadaan alam serta latar belakang sejarahpun turut memberikan pengaruh atas sikap dan cara pandang.
