โArtinya, masih ada 80 juta sertifikat yang belum dipegang masyarakat. Kalau setahun hanya 500 ribu berarti bapak, ibu harus menunggu 160 tahun. Bisa dibayangkan. Ada yang mau? Menunggu 160 tahun? Kalau ada yang mau tunjuk tangan. Kalau yang di layar mau tunjuk tangan, saya akan beri sepeda. Tidak ada yang mau. Pinginnya dipegang karena sertifikat adalah kepastian hukum, hak atas tanah yang kita miliki,โ jelas Presiden Jokowi.
Ia mengatakan, pemerintahan yang dipimpinnya tidak bisa bekerja lamban seperti yang lalu-lalu. Dan, nyatanya BPN bisa melakukan tugasnya dengan baik. Disebutkan, pada tahun 2017, BPN berhasil mengerjakan 5,4 juta sertifikat dari target sebanyak 5 juta sertifikat. Pada tahun 2018 jumlahnya menjadi 9,3 juta sertifikat, pada 2019 sebesar 9 juta sertifikat, dan tahun 2020 di tengah merebaknya pandemi Covid-19 pemerintah telah menyelesaikan sebanyak 6,8 juta sertifikat.
โTarget yang saya berikan selalu terlampaui. Dan saya sudah sampaikan itu kepada Pak Menteri,โ kata Presiden Jokowi.
Sekadar diketahui, untuk Kabupaten Banggai di awal Tahun ini penerima sertifikat tanah sejumlah 4.566. Yang tersebar di 6 kecamatan dan 21 Desa, yang diserahkan secara Simbolis Kepada 21 Orang mewakili 21 Desa. (*/NS)

