BANGGAIPOST, LUWUK – Kabar penghentian sementara rute penerbangan Indonesia AirAsia tujuan Luwuk masih belum disertai pemberitahuan resmi kepada pihak bandara.
Kepala UPBU Sultan Aminudin Amir, Nurul Anwar, mengaku hingga saat ini belum menerima surat resmi dari pihak maskapai terkait rencana tersebut.
“Belum ada surat resmi dari AirAsia, mas. Kalau sudah pasti, biasanya kami disurati resmi,” ujar Nurul Anwar dalam pesan WhatsApp kepada Banggai Post, Minggu (12/4/2026).
Pernyataan ini menegaskan bahwa informasi penghentian rute masih bersifat belum final di tingkat operasional bandara. Secara prosedural, setiap maskapai wajib menyampaikan pemberitahuan resmi sebelum menghentikan layanan.
Meski demikian, sebelumnya beredar informasi bahwa Indonesia AirAsia akan menghentikan layanan rute Surabaya–Makassar–Luwuk mulai 16 April 2026.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai, Muksir Maita, yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengaku telah berkoordinasi langsung dengan pihak maskapai.
Menurutnya, AirAsia memastikan bahwa penghentian rute tersebut hanya bersifat sementara.
“Pihak AirAsia menyampaikan bahwa ini hanya sementara, sampai harga avtur kembali normal,” ujar Muksir, Minggu (12/4/2026).
Dengan belum adanya surat resmi, pihak bandara masih menunggu kepastian tertulis dari maskapai terkait kelanjutan operasional rute tersebut.(*/Alin)












