Kebijakan Anggaran

Belanja Pegawai 44 Persen, Infrastruktur Pelayanan Publik Banggai Hanya 27,20 Persen

Dari perubahan tersebut, DBH bertambah sekitar Rp128,73 miliar, sedangkan transfer antardaerah meningkat sekitar Rp23,75 miliar.
Berbeda dengan pendapatan, total belanja daerah justru turun dari sekitar Rp2,725 triliun menjadi Rp2,582 triliun.
Belanja pegawai relatif tidak berubah, dari sekitar Rp1,136,29 triliun menjadi Rp1,136,42 triliun.

Belanja barang dan jasa naik dari Rp846,30 miliar menjadi Rp852,84 miliar.
Belanja hibah naik dari Rp18,59 miliar menjadi Rp27,47 miliar, sementara belanja bantuan sosial meningkat dari Rp1,67 miliar menjadi Rp1,71 miliar.
Belanja subsidi yang sebelumnya tidak dialokasikan menjadi sekitar Rp79,26 juta.

Perubahan terbesar terdapat pada belanja modal. Dari sekitar Rp375,4 miliar pada APBD murni, belanja modal dalam rancangan perubahan turun menjadi sekitar Rp217 miliar.
Pengurangan terbesar terjadi pada belanja gedung dan bangunan, dari Rp203,33 miliar menjadi Rp64,05 miliar.
Belanja jalan, jaringan dan irigasi juga turun dari Rp112 miliar menjadi Rp92,65 miliar.

Bagikan: