Berita Utama

Astaga, Untuk Dapat Bantuan Alsintan, Petani di Banggai Harus Bayar ‘Mahar’ hingga Rp150 Juta, Mentan: Pak Kapolres, Tangkap!

Pengaduan mengenai dugaan โ€œmaharโ€ alsintan itu menjadi salah satu momen paling menonjol dalam kunjungan kerja Mentan ke Banggai.

Petani Sulit Dapat Pupuk, Manajer Pupuk Dicopot

Dalam kunjungan yang sama, Amran juga dibuat geram setelah mendengar keluhan seorang petani terkait akses pupuk bersubsidi.

Petani tersebut mengaku kesulitan memperoleh pupuk subsidi karena belum tergabung dalam kelompok tani.

Alih-alih meminta petani menunggu, Amran justru meminta petugas di lapangan yang aktif mendatangi dan membantu petani menyelesaikan persoalan administrasi.

Amran kemudian menegur keras manajer pupuk setempat dan mengambil tindakan tegas dengan mencopotnya dari jabatannya.

โ€œAnda digaji untuk melayani rakyat, bukan bergaya. Datangi petani. Saya saja menteri datang ke petani. Ini rakyat butuh. Jangan dibuat menunggu, datangi.โ€

Amran menegaskan bahwa persoalan administrasi tidak boleh menjadi alasan petani kehilangan akses terhadap pupuk bersubsidi.

Petugas diminta proaktif melakukan pendataan, termasuk membantu petani yang belum masuk kelompok tani agar persoalan tersebut dapat segera diselesaikan sesuai ketentuan.

Perintah Presiden Harus Dijalankan

Dalam kesempatan itu, Amran mengingatkan kembali arahan Presiden Prabowo Subianto agar pupuk bersubsidi semakin mudah diakses oleh petani.

Bagikan: