Berita

Asap Kebakaran Hutan Kanada Dipastikan Tak Ganggu Final Piala Dunia 2026 

Gambar menunjukkan skyline Manhattan yang diselimuti kabut tebal berwarna abu-abu/ oranye akibat asap kebakaran hutan dari Kanada, dengan One World Trade Center terlihat samar di latar belakang. (foto: the alhletic by getty images)
BANGGAIPOST.COM

Kekhawatiran mengenai kualitas udara menjelang final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina mulai mereda. FIFA memastikan kondisi udara di sekitar MetLife Stadium, New Jersey, telah membaik secara signifikan, sehingga pertandingan puncak yang digelar pada Minggu sore waktu setempat (Senin dini hari WIB) diperkirakan berlangsung normal.

Sebelumnya, wilayah New York dan New Jersey sempat diselimuti asap tebal akibat ratusan kebakaran hutan yang masih berlangsung di Kanada, terutama di bagian utara Provinsi Ontario. Asap tersebut terbawa angin hingga ke Amerika Serikat dan menyebabkan kualitas udara memburuk dalam beberapa hari terakhir.

Dikutip Banggaipost.com dari The Athletic (The New York Times), Jumat (17/7/2026), FIFA menyatakan bahwa kondisi atmosfer telah mengalami perbaikan yang signifikan pada Jumat, sementara prakiraan cuaca menunjukkan hujan yang turun pada akhir pekan diperkirakan mampu membersihkan sisa asap sebelum laga final berlangsung.

Dengan kondisi tersebut, tidak ada indikasi bahwa pertandingan akan terganggu oleh kualitas udara.

Data menunjukkan terdapat 897 kebakaran hutan aktif di Kanada hingga Jumat, dengan sebagian besar di antaranya belum berhasil dikendalikan.

Fenomena heat dome atau kubah panas memperparah situasi. Tekanan udara tinggi menjebak asap di dekat permukaan bumi sehingga menciptakan kondisi udara panas, lembap, berkabut, serta berbau asap.

Bagikan: