Bertahun-tahun menghadapi kondisi jalan yang rusak, masyarakat di tujuh desa di Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, hingga kini masih menanti perhatian serius pemerintah. Kerusakan infrastruktur jalan yang tak kunjung diperbaiki membuat aktivitas warga terganggu dan sejumlah wilayah praktis terisolasi, terutama saat musim hujan.
Data yang dihimpun BANGGAIPOST menunjukkan sedikitnya tujuh desa yang terdampak kondisi jalan rusak, yakni Desa Lontos, Indang Sari, Lauwon, Baya, Molino, Bukit Mulya, dan Boitan. Ruas-ruas jalan yang menjadi akses utama antardesa tersebut telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun tanpa penanganan yang memadai.
Kerusakan jalan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Mobilitas warga menjadi terbatas, distribusi hasil pertanian terhambat, sementara akses menuju sekolah, puskesmas, dan pusat pelayanan publik lainnya menjadi lebih sulit.
Saat musim hujan, kondisi jalan semakin memprihatinkan. Lubang-lubang besar dipenuhi genangan air, badan jalan berubah menjadi berlumpur, dan kendaraan roda dua maupun roda empat harus melintas dengan ekstra hati-hati. Tidak sedikit warga yang memilih menunda perjalanan karena khawatir terjadi kecelakaan atau kendaraan mereka mengalami kerusakan.
