Berita Utama

APBD Rp3 Triliun “Mubazir”? Banggai Terpuruk di Jurang Pertumbuhan Ekonomi, Tertinggal Jauh dari “Raja Nikel” Morowali Utara!

Situasi ini menjadi peringatan serius. Dengan sumber daya dan anggaran besar, stagnasi bukan lagi soal keterbatasan, melainkan pilihan kebijakan.
“Banggai kini berada di persimpangan: tetap berjalan di pola lama dengan hasil minim, atau melakukan lompatan kebijakan untuk mengejar ketertinggalan. Waktu tidak banyak. Tanpa perubahan arah, angka triliunan hanya akan menjadi statistik—bukan kesejahteraan,” tutup Nadia. (*/Alin)

Bagikan: