Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Dinas Peternakan dan Keswan Salurkan Bantuan Ternak Kambing di Luktim

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) menyerahkan Bantuan ternak Kambing kepada Kelompok Murah Rezeki Desa Louk, Kecamatan Luwuk Timur (Luktim), Kamis (9/9).[Foto:Istimewa]
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) menyerahkan Bantuan ternak Kambing kepada Kelompok Murah Rezeki Desa Louk, Kecamatan Luwuk Timur (Luktim), Kamis (9/9).[Foto:Istimewa]
BANGGaIPOST,Luwuk Timur- Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) menyerahkan Bantuan ternak Kambing kepada Kelompok Murah Rezeki Desa Louk, Kecamatan Luwuk Timur (Luktim), Kamis (9/9).

Turut hadir dalam penyerahan bantuan, Camat Luwuk Timur, Perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, serta penyedia Balai Besar Veteriner Maros.

Kepada BanggaiPost, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Banggai Ir.Ferlyn Monggesang,MSi mengatakan, bantuan ternak kambing tersebut bersumber dari dana APBN tahun 2021, untuk mendukung Visi Misi Bupati Banggai.

,”Bantuan ternak kambing disalurkan sebanyak 25 Ekor Peranakan Etawa (PE). Terdiri dari 23 ekor betina dan 2 ekor jantan,”terangnya.

Dikatakan, program bantuan ternak kambing bertujuan untuk memenuhi ketahanan pangan asal hewani. Dengan sebuah harapan terciptanya peningkatan pendapatan keluarga.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru, Ini Pesan Kapolres Banggai

,”Harapan kami, ternak ini sebagai modal awal, untuk dipelihara dengan baik. Maka kami yakin dalam beberapa tahun ke depan pasti sudah semakin berkembang dan pasti berdampak terhadap pendapatan warga,”tuturnya berharap.

Ferlyn menjelaskan, sebagai salah satu daerah agraris di Sulawesi Tengah, Kabupaten Banggai memiliki potensi yang sangat besar di bidang pertanian, termasuk di dalamnya peternakan.

Pengelolaan potensi bidang peternakan, baik ternak besar maupun ternak kecil di Kabupaten Banggai telah membawa kemajuan yang sangat berarti bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Namun sejak pandemi covid-19 menyebar ke seluruh penjuru Indonesia, telah menggoyahkan berbagai sektor, termasuk bidang peternakan.

“Pemerintah Daerah tidak tinggal diam, dengan memberikan bantuan kepada para pelaku usaha ternak dan kelompok tani ternak guna mendorong pertumbuhan ekonomi mereka,” paparnya.(NS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *