BANGGAIPOST.COM, LUWUK โ Nasib pahit harus diterima 15 petugas cleaning service (CS) yang selama ini bekerja di RSUD Luwuk. Setelah bertahun-tahun mengabdi menjaga kebersihan rumah sakit, mereka mengaku diberhentikan tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tanpa menerima pesangon.
Salah seorang pekerja, Sofia, bahkan mengaku telah mengabdikan diri selama 27 tahun sebagai petugas kebersihan di RSUD Luwuk. Namun, pada awal Juni 2026, ia bersama 14 rekannya mendapati posisi mereka telah digantikan oleh pekerja lain.
โSelama 27 tahun sebagai cleaning service di RSUD Luwuk, baru kali ini saya mengalami masalah seperti ini. Tiba-tiba diberhentikan efektif Juni 2026 tanpa pemberitahuan sebelumnya. Yang diberhentikan ada 15 orang. Kami juga tidak menerima pesangon, sementara gaji bulan Mei belum dibayarkan,โ ungkap Sofia kepada Banggaipost, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Sofia, dirinya dan rekan-rekan tidak pernah menerima penjelasan mengenai alasan pemberhentian tersebut. Mereka juga merasa tidak pernah melakukan pelanggaran yang dapat menjadi dasar pemutusan hubungan kerja.
โSaat kami masuk kerja awal Juni, ternyata posisi kami sudah digantikan orang lain. Ini sangat tidak manusiawi. Kami sudah mengabdi puluhan tahun, tetapi diperlakukan seperti ini,โ katanya.
Ia mengungkapkan, tanda-tanda perubahan mulai terasa sejak sekitar tiga bulan terakhir ketika vendor penyedia jasa kebersihan disebut tidak lagi menyediakan bahan pembersih lantai.
