Gunakan Sistem Kontrak, Bupati Banggai Serahkan 28 Unit Kendaraan Dinas Roda 4 

Foto: Diskominfo Banggai

BANGGAIPOST.COM,Luwuk- Pemerintah Kabupaten Banggai melakukan kerjasama dengan PT. Serasi Autoraya terkait kontrak Kendaraan Dinas Roda 4, di Kantor Bupati Banggai, Rabu (31/1/2024).

Sebanyak 28 unit Avanza diserahkan langsung kepadaPara Kepala Bagian, Sekretaris Dinas, Badan dan Camat guna mendukung operasional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai.

Dalam sambutannya Bupati Ir. H. Amirudin, MM, menginformasikan bahwa, mulai tahun ini, Pemda Banggai akan menjalankan sistem kontrak terkait penyerahan kendaraan dinas roda 4.

Langkah ini diambil dengan tujuan untuk menghemat biaya operasional dan menciptakan efisiensi dalam pengelolaan armada kendaraan.

“Tujuan kita mulai tahun ini mengambil kendaraan dengan sistem kontrak yang pertama yaitu untuk menghemat biaya, kita berharap dengan ini akan menghemat biaya dari Pemda Banggai sangat besar,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Webinar Bebas Stunting, Desa Boitan Banggai Wakili Sulteng

Bupati berharap, Banggai kehadiran kendaraan baru ini akan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja operasional.

“Besar harapan kita bahwa dengan adanya kendaraan baru ini yang bapak tinggal pakai tidak memikirkan lagi tentang kerusakan dan lain sebagainya, Ini bisa memicu kinerja sehingga tidak ada lagi alasan untuk mengatakan mobilnya rusak dan lain sebagainya,” ujar Bupati Banggai.

Dikesempatan yang sama ia juga menyampaikan rencana lelang Kendaraan Dinas yang sudah melebihi usia pakai 7-10 tahun. Ini sebagai langkah untuk memastikan bahwa armada kendaraan tetap optimal dan sesuai dengan kapasitas pengguna.

Penyerahan kendaraan baru ini diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pengguna, sehingga tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana dengan baik.

Baca Juga :  Peresmian Gedung Baru Bank Mandiri, Bupati Banggai Teken MoU 

Sementara itu, Pimpinan PT. Serasi Autoraya, M.Agus Tamami menyatakan bahwa, seluruh unit kendaraan akan dijamin keberlangsungannya melalui sistem kontrak yang akan dievaluasi selama 1 tahun.

Seluruh unit akan diasuransikan, Serta pihak perusahaan siap memberikan bantuan dan layanan kepada pihak ketiga jika terjadi kecelakaan di tengah perjalanan.

“Seluruh unit akan kami asuransikan, Apabila ditengah jalan tiba – tiba terjadi accident, Kami akan bantu dan layani sampai pihak ke-3,” jelas M.Agus. (Dkf)