Pengamanan Pemilu 2024, Kapolres Bangkep Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024 di Banggai Laut

BANGGAI POST, BALUT– Dalam Rangka Kesiapan Rangkaian Pengamanan Penyelenggaraan Pemilu tahun 2023- 2024. Polres Banggai Kepulauan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Tinombala 2023-2024, di Kabupaten Banggai Laut, Selasa (17/09).

Apel gelar pasukan yang dihelat di Taman Kota Banggai itu dipimipin Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Banggai Kepulauan, AKBP Jimmy Marthin Simanjuntak, S.I.K dan di hadir Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa, Sekab Balut, Ketua KPU Banggai Laut, Bawaslu Banggai Laut, Kepala-Kepala OPD di lingkup Pemkab Banggai Laut dan beberapa pihak terkait.

Pada kesempatan itu, Kapolres) Banggai Kepulauan, AKBP Jimmy Marthin Simanjuntak, S.I.K, membacakan sambutan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan, apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras Operasi Mantap Brata 2023-2024, sehingga Pemilu 2024 diharapkan dapat terselenggara dengan aman dan lancar.
Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia dan sekaligus menjadi titik penentuan masa depan bangsa. Hal ini sebagaimana penyampaian Presiden Joko Widodo bahwa, ”Tahun 2024 adalah momen politik yang sangat penting, karena kita menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar dan secara serentak dalam tahun yang sama. Ini pekerjaan besar yang sangat menentukan masa depan bangsa kita, masa depan negara kita”.

Baca Juga :  Krisis Listrik di Luwuk Timur segera Teratasi, Sejumlah Pemilik Perusahaan Gembira 

Melihat pentingnya hal tersebut, maka seluruh komponen bangsa tentunya harus berpartisipasi penuh guna menyukseskan Pemilu 2024. Terlebih lagi, Pemilu 2024 memiliki kompleksitas tersendiri
karena dilaksanakan secara serentak dengan rentang waktu yang berdekatan, wilayah yang luas, geografis yang beragam, serta melibatkan jumlah pemilih yang besar.

Oleh sebab itu, guna mengamankan Pemilu 2024 maka Polri didukung TNI, K/L, instansi terkait dan Mitra Kamtibmas lainnya menggelar ”Operasi Mantap Brata Tahun 2023-2024″.

“Operasi ini dilaksanakan selama 222 hari sejak 19 Oktober 2023 s.d. 20 Oktober 2024 yang diikuti oleh 261.695 personel di seluruh Indonesia guna mengamankan seluruh tahapan pemilu,” ungkapnya.

Sebagai dukungan terhadap Operasi Mantap Brata 2023-2024, Polri juga menggelar Operasi Nusantara Cooling System 2023-2024 untuk membangun narasi besar ”Persatuan dan Kesatuan, serta Kemajuan Bangsa Diatas Kepentingan Kelompok” guna mengantisipasi polarisasi akibat berita hoaks, isu SARA, Propaganda firehose of falsehood dan black campaign yang dilengkapi dengan Satgas Anti Money Politics serta Satgas Pemilu Damai.

Baca Juga :  Wabup Banggai Hadiri Peringatan Harla Pancasila

Sebagai pusat kendali, koordinasi, komunikasi dan informasi (K3I), Operasi ini akan didukung oleh Command Center di tingkat Mabes Polri sampai dengan Polda jajaran.

“Melalui dukungan sarpras modern dan berbagai fitur yang ada, diharapkan Command Center mampu mengintegrasikan data maupun informasi, sehingga seluruh personel pengamanan di lapangan dapat terorganisir secara terpadu dari pusat hingga daerah,” tutur Kapolsek Jimmy.

Dalam apel gelar pasukan tersebut, Kapolres AKBP Jimmy juga menyampaikan, bahwa telah menghitung kekuatan personil dalam pengamatan TPS di Kabupaten Banggai Laut. Dimana jumlah TPS di Banggai Laut 220 TPS. “Dari 220 TPS, 155 kurang rawan dan 55 rawan,” ungkap Kapolres.

Untuk personil Polri yang disiapkan pada pengamanan TPS, Jimmy mengatakan, bahwa untuk anggota polri 207 personil dan linmas 725.
“Untuk TPS kurang rawan anggota polri 77 personil dan 465 Linmas. Sedangkan untuk TPS rawan anggota polri 130 personil dan 260 Linmas,” tuturnya.

Baca Juga :  Kesederhanaan Firli Bahuri Berkaos Sambil Menyanyi Lagu Sewu Kuto Diiringi Gitar Sang Putera

Dalam kesempatan Apel Gelar Pasukan tersebut, Kapolres Bangkep di dampingi Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa bersama unsur forkopimda memeriksa pasukan serta mengecek kesiapan Sarana Prasarana yang nantinya akan digunakan sebagai perangkat pendukung guna suksesanya Pemilu serentak 2024 mendatang. (IK)