Pemkab Banggai Lakukan Penguatan & Penambahan Modal Usaha 900 KK Peternak Ayam di Kabupaten Banggai

Foto:Diskominfo Banggai

BANGGAIPOST.COM,Luwuk- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai, melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), melakukan penguatan dan penambahan modal usaha bagi 900 kepala keluarga (KK) penerima manfaat program 1 Juta 1 Pekarangan.

Hal tersebut dilakukan guna menjamin stabilitas ekonomi masyarakat yang rentan terhadap inflasi.

Melalui PT.POS Indonesia Cabang Luwuk, Dinas PKH telah menyalurkan bantuan keuangan kepada 45 kelompok peternak ayam pedaging di 6 Kecamatan
, yaitu Toili Barat, Toili, Moilong, Batui Selatan, Kintom dan Nambo.

Bantuan sosial yang dimaksud diserahkan langsung oleh Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin didampingi Wakil Bupati banggai, Drs. H. Furqanudin Masulili, MM sebesar Rp.600 ribu per kepala keluarga.

Kelompok di atas sebelumnya telah menerima bantuan program 1 Juta 1 Pekarangan sektor peternakan berupa DOC Ayam Pedaging (18-28/1/23) dengan rincian sebagai berikut:

Baca Juga :  Muswil ke 13 Muhammadiyah & Aisyiyah Sulteng Resmi Dibuka, Ini Harapan Gubernur

1. Kintom sebanyak 4 kelompok ternak yaitu kelompok di desa Samadoya, Kelurahan Kintom, Desa Manyula dan Babang Buyangge;
2. Batui Selatan sebanyak 9 kelompok ternak yaitu kelompok di Desa Bone Balantak, Desa Paisubuloli, Desa Sinorang, Desa Sukamaju, Desa Sukamaju I, Desa Masungkang, Desa Ombolu, Desa Masing dan Desa Maleo Jaya;
3. Moilong terdiri dari 6 kelompok ternak yaitu kelompok di Desa Sidoharjo, Desa Arga Kencana, Desa Karang Anyar, Desa Sidomakmur, Desa Bumi harjo, dan Desa Minakarya.

Selain ayam pedaging, dari keterangan kepala Dinas PKS, Pupung Diliyanto, S.STP, M.Si, mereka juga mendapatkan bantuan dengan total 25.000 Kilogram dan 900 paket obat-obatan yang didistribusikan secara merata.

Baca Juga :  Kejari Banggai Eksekusi Mantan Kades Honbola, Terbitkan SKT Diatas Lahan HGU

“Sisanya akan menerima bantuan pada Februari 2023” jelas dia.

Pupung lebih lanjut menyebutkan, program itu dilaksanakan dengan tujuan agar peternakan ayam yang berskala keluarga dapat berlangsung secara berkesinambungan untuk memenuhi kebutuhan protein dan pendapatan ekonomi keluarga. (Dkf)