Banggai Terapkan PPKM Level 1, Gunakan Masker dan Batasi Acara Pernikahan, Berikut 10 Poin Imbauan Pemda

Rapat Evaluasi PPKM yang digelar Pemda Banggai, Selasa (27/9).[Foto:Diskominfo Banggai]

BANGGAIPOST.COM,Luwuk– Rapat evaluasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilaksanakan Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai pada Selasa (27/9/22) melahirkan 10 poin kesimpulan.

Adapun hasil rapat yang dilaksanakan di ruang rapat umum Sekretariat Daerah, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan itu adalah, yang pertama, Kabupaten Banggai masih berada pada PPKM level 1, tetapi harus tetap memperhatikan protokol kesehatan, karena saat ini, terdapat kasus terkonfirmasi covid-9 di Banggai, meskipun yang bersangkutan telah sembuh.

Kedua, masyarakat di Banggai diimbau agar menggunakan masker secara benar dan konsisten, baik di hotel, rumah makan, maupun tempat umum lainnya. Bagi pelaku usaha diharapkan dapat mengingatkan pelanggan yang datang.

Baca Juga :  Buka Pameran AOE 2022, Mendagri Tekankan Peran UMKM

Selanjutnya, pembelajaran tatap muka tetap dilaksanakan dengan menerapkan sistem yang diatur berdasarkan kesepakatan tiga kementerian. Keempat, bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan, diharuskan telah melakukan vaksin dosis tiga terlebih dahulu.

Kelima, percepatan vaksinasi harus segera dilakukan pada semua tingkatan, baik anak-anak, lansia dan umum, terutama pada sejumlah kecamatan yang tingkat vaksinasinya masih di bawah 50%, dimana hal tersebut nantinya akan dievaluasi pada rapat selanjutnya.

Poin berikutnya, pihak terkait diminta segera melakukan pendataan masyarakat yang belum di vaksin, sehingga ketika stok vaksin tersedia, masyarakat yang belum divaksin, baik dosis 1, 2, maupun booster 1 dan 2 dapat segera mendapatkannya.

Ketujuh, aktivitas masyarakat di tempat umum diperbolehkan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, kecuali bagi penyelenggaraan acara pernikahan, dibatasi hanya 75 persen, karena ditakutkan pesta pernikahan berpotensi mendatangkan banyak orang yang menyulitkan pengawasan.

Baca Juga :  ITLF 2023, 5 Negara Ini Ramaikan Karnaval Budaya di Luwuk Banggai

Kedelapan, masyarakat diharapkan waspada terhadap jenis-jenis penyakit lain, guna mencegah munculnya pandemi yang baru. Berikutnya, perlu diaktifkan kembali pos-pos pengawasan perbatasan dan penyeberangan antara daerah, dan terakhir, rapat evaluasi PPKM yang dimaksudkan untuk mengetahui dan mencari solusi atas pandemi covid-19, tetap dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan.

Rapat evaluasi tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanudin Masulili, dan dihadiri oleh Kepala Satuan Gugus Tugas Covid-19 Banggai, Drs. Alfian Djibran, MM., MH, Unsur Forkopimda Banggai, Kepala Dinas Kesehatan, dr. I Wayan Suartika, ME beserta jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Drs. Amin Jumail, pimpinan bandara dan pelabuhan, serta para camat yang mengikuti jalannya rapat secara virtual.(Dkf)