BANGGAIPOST LUKTAR – Sejumlah warga Kelurahan Kilongan, Kecamatan Luwuk Utara, mendatangi Kantor Unit Pelayanan Air Minum Luwuk Utara, Jumat (6/1).
Kedatangan warga yang didominasi kaum ibu-ibu tersebut merupakan bentuk protes atas krisis air bersih yang sudah hampir sebulan tidak mengalir ke rumah-rumah masyarakat.
Warga mempertanyakan kinerja pihak PDAM yang dinilai belum mampu memberikan solusi nyata, meski keluhan telah disampaikan berulang kali.
Dalam orasinya, warga meminta agar pihak PDAM segera mengambil langkah cepat demi memenuhi kembali kebutuhan air bersih masyarakat.
“Air sudah hampir sebulan tidak jalan, tapi belum ada solusi yang jelas. Kami butuh kepastian,” teriak salah satu warga dalam aksi tersebut.
Warga mengaku kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci hingga kebutuhan mandi, karena terpaksa harus membeli air atau mengambil dari sumber lain.
Mereka juga mendesak pihak Unit Pelayanan Air Minum Luwuk Utara agar memberikan penjelasan terbuka terkait penyebab gangguan distribusi air yang berkepanjangan.
Saat aksi berlangsung, pihak PDAM sempat tidak menemui warga. Namun karena desakan massa, salah satu petugas akhirnya keluar dan meminta warga tetap kondusif serta tidak mengganggu ketertiban lalu lintas.
Petugas PDAM juga mengajak warga untuk berdialog di dalam kantor.
