Aparat perlu menelusuri dari mana pasokan diperoleh, ke mana BBM disalurkan, siapa yang membiayai aktivitas tersebut, hingga siapa saja yang memperoleh keuntungan dari rantai distribusinya.
Jangan Berhenti pada Pengecer
Sorotan warga tidak hanya menyangkut BBM. Pola penindakan terhadap peredaran narkotika juga diharapkan tidak berhenti pada kelompok pengguna, kurir, atau pengedar kecil.
Menurutnya, pemberantasan narkotika harus diarahkan pada jaringan pemasok, bandar, serta pihak-pihak yang diduga mengendalikan peredaran dari belakang layar.
“Publik mungkin tidak selalu bersuara, tetapi masyarakat bisa menilai apa yang selama ini terjadi. Jangan sampai yang terus ditangkap hanya orang-orang di lapisan bawah, sementara jaringan yang lebih besar tidak tersentuh,” katanya.
Ia berharap, kepemimpinan baru Polri di bawah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dapat menjadi momentum memperkuat penegakan hukum yang lebih menyeluruh.
Apresiasi masyarakat, menurutnya, harus menjadi dorongan bagi kepolisian untuk meningkatkan kualitas pengungkapan perkara, bukan sekadar menghitung jumlah penangkapan.
Perang terhadap narkotika dan penyalahgunaan BBM, kata dia, harus menyasar seluruh mata rantai kejahatan, mulai dari pelaksana lapangan hingga pihak yang diduga menjadi pengendali dan memperoleh keuntungan terbesar.
