Ia juga mengingatkan agar efisiensi anggaran tidak hanya menyasar pada pos-pos tertentu saja, seperti program di dinas, tetapi juga mencakup anggaran yang dikelola Sekretariat Daerah (Setda).
“Jangan sampai ada dinas yang anggarannya terpotong, sementara anggaran di Setda, seperti belanja makan minum, justru tetap besar. Kami ingin tahu secara detail belanja yang mengalami efisiensi,”pungkasnya. (NS)
