Health

UNICEF Ungkap Lima Strategi Tekan Malaria


LUWUK, BANGGAIPOST.COM


Malaria masih menjadi ancaman serius bagi anak-anak di berbagai belahan dunia. Lebih dari 1.200 anak meninggal setiap hari akibat penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dan diobati. UNICEF menyoroti lima langkah strategis yang dinilai penting untuk menekan penularan sekaligus mempercepat upaya mewujudkan dunia bebas malaria.

Mengutip informasi dari situs resmi UNICEF, peningkatan kasus malaria sejak 2015 dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari menurunnya investasi dalam program pengendalian penyakit, tekanan terhadap sistem kesehatan, konflik dan pengungsian, hingga perubahan iklim. Di tengah tantangan tersebut, pengembangan dan penerapan vaksin malaria membuka peluang baru untuk melindungi anak-anak, terutama di wilayah endemis.

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok paling rentan terhadap penyakit ini. Selain mengancam keselamatan jiwa, malaria juga menimbulkan kerugian ekonomi global yang diperkirakan mencapai 12 miliar dolar AS setiap tahun akibat hilangnya produktivitas.

UNICEF menggarisbawahi lima langkah utama untuk memperkuat pencegahan dan penanganan malaria, yakni memperluas vaksinasi, mendistribusikan kelambu berinsektisida, meningkatkan akses diagnosis dan pengobatan dini, memperkuat edukasi masyarakat, serta memperluas kemitraan dengan pemerintah dan berbagai organisasi.

Bagikan: