Tiga Bulan Sebelum Ditahan, Lodewyk Pusung Ungkap Dugaan Jual Beli Titik MBG

Wakil Ketua BGN Lodewijk Pusung saat berbicara di kanal YouTube Manado Post ID, Maret 2026 silam. Lodewijk bersama eks Kepala BGN Dadan Hendayana dan Wakil Ketua BGN Soni Sanjaya ditahan Kejagung, Rabu petang (3/6/2026).

Sebut Ada Oknum Catut Nama Pejabat BGN


BANGGAIPOST.COM, LUWUK – Isu dugaan jual beli titik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata pernah diungkap secara terbuka oleh Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara yang tayang di kanal YouTube Manado Post ID sekitar Maret 2026 silam.

Dalam video berjudul “Badan Gizi Nasional Buka Suara”, Lodewyk Pusung menjelaskan adanya oknum yang diduga memanfaatkan program MBG untuk mencari keuntungan pribadi dengan cara menjual titik lokasi dapur kepada calon mitra atau investor.

Dikutip dari kanal YouTube Manado Post ID,  Lodewyk mengungkapkan modus yang digunakan para pelaku.

“Memang sekarang banyak penipu-penipu yang door to door dia masuk mencari mitra. Jadi dia booking titik, dia door to door mencari mitra, terus dia mengatakan saya ada cantolan jenderal di BGN.”

Menurutnya, para oknum tersebut mendatangi calon mitra dengan mengklaim memiliki akses atau kedekatan dengan pejabat di Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga seolah-olah dapat menjamin pengelolaan titik dapur MBG.

Lodewyk kemudian secara tegas menyebut praktik tersebut sebagai jual beli titik.

“Nah itu yang kita terkenal sekarang jual beli titik,” ujarnya pada menit 00:58:37.

Lebih lanjut, pada menit 00:59:40 hingga 01:00:00, ia menjelaskan bahwa pelaku biasanya hanya bermodalkan yayasan dan klaim telah memesan titik dapur.

“Dia cuma modal yayasan, dia modal booking titik, dia jual dulu titik. Setelah dia jual titik, torang mitra bangun, habis itu dia potong lagi 500 perak per porsi.”

Pernyataan tersebut menggambarkan dugaan praktik percaloan dalam program MBG, di mana oknum tertentu menjual akses terhadap titik dapur kepada investor, lalu mengambil keuntungan dari operasional yang dijalankan mitra.

Lodewyk menegaskan bahwa tindakan semacam itu bukan bagian dari kebijakan resmi Badan Gizi Nasional. Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menawarkan titik dapur MBG dengan meminta sejumlah uang atau mengatasnamakan pejabat BGN.

Peringatan serupa juga pernah disampaikan dalam berbagai kesempatan. Salah satunya diberitakan media SuaraSulut.com pada Mei 2025, saat Lodewyk menegaskan bahwa BGN tidak pernah meminta uang untuk mendapatkan titik dapur MBG.

Karena itu, masyarakat yang berminat menjadi mitra program MBG diminta memastikan seluruh proses dilakukan melalui mekanisme resmi dan tidak mudah percaya kepada pihak yang mengklaim memiliki jalur khusus atau kedekatan dengan pejabat tertentu.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi peserta didik dan kelompok sasaran lainnya melalui jaringan dapur yang dikelola mitra sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional.

Namun, pernyataan Lodewyk beberapa bulan lalu kini menjadi sorotan kembali setelah Kejaksaan Agung mengusut dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program MBG.

Pada Rabu (3/6/2026), Kejaksaan Agung resmi menahan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, dan mantan Wakil Kepala BGN Sonny Sonjaya setelah menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan program tersebut.

Sebelum penahanan dilakukan, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) juga menggeledah kantor Badan Gizi Nasional di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, sejak dini hari. Penggeledahan dilakukan untuk mencari dokumen dan barang bukti yang berkaitan dengan penyidikan.

Hingga kini Kejaksaan Agung masih terus mendalami konstruksi perkara, termasuk dugaan jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), penyalahgunaan kewenangan, serta kemungkinan adanya aliran dana dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan salah satu program prioritas nasional pemerintah.(Rdk)