Tender Proyek di Banggai Laut Mirip Tender Paket APBN

Ketua Kadin Balut, Achmad Buluan


BANGGAI POST, BALUT– Tender proyek di Kabupaten Banggai Laut tahun 2022 menyita perhatian. Bukan hanya para kontraktor alias rekanan tetapi juga masyarakat dan pemerhati pembangunan. Mengapa tidak, tender proyek tahun lebih banyak peminat jika dibandingkan dengan tender proyek tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terlihat, satu paket proyek yang ditender di ikuti puluhan rekanan.

Dalam hal tersebut, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Banggai Laut Achmad Buluan kepada media ini mengatakan, tender proyek di Banggai Laut cukup hebat, sangat fair. Hal ini diliat dalam satu paket, puluhan perusahaan rekanan yang mendaftar, juga puluhan perusahaan mengajukan penawaran. Karna itu, dirinya berharap pokja ULP harus fair dalam mengambil keputusan.
“Dengan alasan tepat menjatuhkan apalagi menetapkan bintang pada pemilihan pemenang tender. Tender di Balut ini mirip tender pada paket APBN kementerian, lembaga,” katanya, Selasa (28/06).
Terkait dengan harga penawaran yang cukup fantastis, dia menjelaskan, bahwa semua ada tahapan penilaian di pokja ULP, yang dengan pertimbangan tepat pada tahapan klarifikasi nantinya.
“Sebenarnya penawaran harga adalah faktor berikut setelah benar-benar dokumen perusahaan, tenaga yang dan peralatan yang di persyaratkan benar dipenuhi, syarat administrator dan syarat tekniknya,” jelas Achmad Buluan.
“Kelayakan kaitan dengan nilai penawaran pasti menjadi resiko perusahaan penawar,” tambahnya.
Achmad Buluan juga mengatakan, bahwa memang ada resiko yang harus di terima oleh rekanan yang membuat penawaran tender di atas 20 persen. Apalagi pekerjaan konstruksi. Hanya menurutnya kualitas pekerjaan bukan cuma pada nilai penawaran saja tetapi juga masih banyak faktor yang menjadi indikator.
“Tapi kalau memang dikhawatirkan kualitas pekerjaan yang kemudian juga menjadi pertimbangan ULP dalam hal ini pemda, saya siap untuk kita diskusikan tatap muka, itupun jika di perlukan,” tuturnya. (IK)