Sebab politik kata dia adalah narasi, bukan saling menghabisi, politik adalah instrumen memanusiakan manusia.
“Karena itu, bapak dan ibu tetaplah kita disini, di KKSS, kita punya cara saling menjaga disini, kita sipakatau (Saling Memanusiakan), Sipakainge (Saling Mengingatkan), Sipakalebbi (Saling Menghargai), dan Sipakamase (Saling Mengasihi),”pungkasnya.(NS)
