Berita Utama

Stok BBM Nelayan Moilong Tak Cukup, Komisi II DPRD Banggai Rekomendasikan Tiga Poin

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi II DPRD Banggai membahas pemenuhan kuota BBM Nelayan Kecamatan Moilong, Senin (19/8).[Foto:Dokumentasi BanggaiPost]

BANGGAIPOST.COM,Luwuk- Komisi II DPRD Banggai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait problem tidak mencukupinya kebutuhan BBM bersubsidi untuk nelayan di Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

RDP yang dipimpin langsung oleh ketua Komisi Sukri Djalumang tersebut digelar di ruang pertemuan Kantor DPRD, Senin (19/8).

Rapat tersebut digelar menindaklanjuti aduan perwakilan nelayan Moilong yang mendesak pemenuhan jatah BBM Nelayan.

Pasalnya, hingga saat ini kuota BBM dalam se Minggu hanya diberikan sebanyak 2 jerigen. Memenuhi kebutuhan tersebut nelayan setempat secara terpaksa harus membeli diluar SPBU dengan harga yang relatif tinggi.

“Nelayan dapat jatah dari SPBU Moilong, cuma tidak cukup. Untuk itu, melalui RDP dengan Komisi II, kami meminta segera mencukupi kebutuhan BBM bersubsidi untuk nelayan sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres),”tegas perwakilan Gerakan Masyarakat Nelayan (Gema), Hamid A Chennu dalam rapat itu.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Sukri Djalumang mengatakan, kondisi memiriskan ini tak hanya dikeluhkan nelayan Moilong. Bahkan, kondisi ini juga hampir di rasakan nelayan di sejumlah Kecamatan.

Bagikan: