Iklan Banggai Post
Berita Utama

Siswa SMA Berpotensi Tak Lagi Terima MBG

Menurut Agustina, jika skema tersebut diterapkan, jumlah penerima manfaat MBG dapat berkurang sekitar delapan juta orang. Pengurangan itu diperkirakan akan berdampak pada efisiensi anggaran yang cukup signifikan.

Meski demikian, BGN menegaskan bahwa langkah tersebut masih dalam tahap exercise atau simulasi. Pembahasannya masih akan dilanjutkan bersama Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebelum diputuskan secara resmi.

“Kami masih melakukan exercise, menghitung ulang sesuai RPJMN dan arahan Presiden agar program ini lebih tepat sasaran,” katanya.

Fokus pada Kelompok Rentan

Refocusing penerima manfaat dilakukan dengan mengacu pada tujuan dasar program, yakni memperbaiki status gizi masyarakat pada kelompok yang paling berisiko mengalami masalah gizi.

Kelompok sasaran prioritas meliputi:

  • Ibu hamil;
  • Ibu menyusui;
  • Balita;
  • Anak usia dini; dan
  • Wilayah dengan kerentanan gizi tinggi, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan pendekatan kesehatan masyarakat yang menempatkan periode 1.000 HPK sebagai fase paling menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Sementara itu, di tengah munculnya berbagai spekulasi di masyarakat, BGN juga menegaskan bahwa Program MBG tidak dihentikan secara total.

Bagikan: