Hubungan sehat tidak dibangun di atas dominasi satu pihak atas pihak lain. Dalam masyarakat yang masih dipengaruhi oleh bapak-ibuisme, tugas kita bukan sekadar mengkritik struktur lama, tetapi membangun kesadaran baru . Bahwa cinta, keintiman, dan pernikahan seharusnya menjadi ruang kesetaraan dan pertumbuhan bersama.
Ketika dua individu bertemu dalam kesadaran penuh dan saling menghormati. Cinta bukan lagi alat legitimasi sosial tapi jalan kesetaraan.
Daftar Pustaka
American Psychological Association. (2018). Guidelines for Psychological Practice with Boys and Men. APA.
CNN Indonesia. (2025, 26 Oktober). Raisa dan Hamish Daud Buka Suara Soal Perceraian.
Komnas Perempuan. (2012). Laporan Pemantauan HAM Perempuan: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Berbasis Gender โ Peristiwa 1965.
Flood, M. (2020). Attitudes Towards Men and Masculinities in Australia. VicHealth.
Heryanto, A. (2014). Identity and Pleasure: The Politics of Indonesian Screen Culture. NUS Press / Kyoto University Press.
Jurnal Sehat Mandiri. (2020). โEvaluasi Pelaksanaan Program Kesehatan Reproduksi dan Seksual pada Calon Pengantin di Kota Bukittinggi Tahun 2019,โ Vol. 15, No. 1, pp. 62โ78.
Kemenkes RI. (2019/2023). Evaluasi Pelaksanaan Program Kesehatan Reproduksi dan Seksual pada Calon Pengantin. Laporan internal & siaran Kemenkes.go.id.
Nilan, P., & Utomo, I. D. (Eds.). (2018). Men and Masculinities in Southeast Asia. Routledge.
