Dalam analisis feminis politik, tubuh perempuan dijadikan alat kontrol moral dan politik diposisikan sebagai simbol kesucian bangsa, tetapi kehilangan hak otonominya. Fenomena serupa juga ditemukan secara global, misalnya pada perempuan Vietnam yang ditinggalkan tentara Amerika pasca-perang.
Sebagaimana ditulis Suryakusuma, perempuan kerap โdimuliakan sebagai simbol negara, namun dikorbankan sebagai individu.โ
Kesiapan Psikologis Pernikahan.
Untuk memutus siklus ketimpangan dan kekerasan simbolik, Permenkes RI No. 21 Tahun 2021 tentang pemeriksaan kesehatan calon pengantin merupakan langkah progresif. Program ini mencakup: pemeriksaan fisik, konseling psikologis,
dan bimbingan komunikasi pasangan minimal tiga bulan sebelum menikah.
Namun, menurut Evaluasi Kemenkes (berdasarkan data 2019 dari laporan internal serta liputan Kemenkes.go.id dan Antara News; lihat juga Jurnal Sehat Mandiri, 2020). Partisipasi masyarakat urban baru sekitar 40%, dengan keberhasilan tertinggi di daerah seperti Bukittinggi. Fokus utama program masih pada kesehatan reproduksi, belum menyentuh kedewasaan emosional calon pengantin.
Pertanyaan penting pun muncul: apakah pasangan publik figur menjalankan proses ini secara penuh, atau pernikahan masih digerakkan oleh euforia dan citra publik semata?
