Sementara itu, Mohammad Iwad, selaku Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia (PII) Banggai Laut menyebutkan, bahwa agenda CIP tersebut adalah program PII Sulteng yang menyentuh ranah sosial.
“Konsepnya sederhana, program bina desa berbasis literasi untuk anak negeri. Jadi poinnya, ini program desa binaan, dan salah satu produknya adalah taman baca,” tuturnya.
Iwad juga mengungkapkan, bahwa dalam agenda kali ini, ada beberapa program yang diselenggarakan, diantaranya outbond edukasi, ruang inspirasi, nonton film pendidikan dan peluncuran program CIP.
“Pasca peluncuran ini, Desa Popisi akan menjadi desa binaan yang akan ada program berkelanjutan. Salah satu yang akan kami target di 3 bulan kedepan adalah berdirinya taman baca bagi anak-anak dan masyarakat,” ujarnya.
Dedi selaku Ketua Bidang Komunikasi Ummat PII Sulteng, menegaskan bahwa PII terus konsisten berkontribusi untuk bangsa, khususnya bagi pendidikan di Sulawesi Tengah. Menurutnya, masih banyak ruang pendidikan di daerah yang masih memerlukan perhatian serius, untuk itu program CIP ini, adalah bagian dari program dedikasi PII membina generasi.
