Pihaknya pun berjanji melakukan perbaikan pada bagian atap dengan memasang atap yang lebih panjang agar air hujan tidak lagi menembus ke lantai satu.
“Atap yang kami gunakan saat ini hanya darurat saja. Akan kami pasang yang lebih panjang sehingga air tidak tembus ke lantai satu,” ujarnya.
Untuk diketahui, pembangunan venue kolam renang dilakukan dalam dua tahap dengan total anggaran sebesar Rp29,99 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Banggai.
Pada tahap I tahun anggaran 2025, dialokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar yang difokuskan pada pembangunan struktur dasar dan fasilitas pendukung. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Yeros Alam Harmoni.
Pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran jasa konsultansi pengawasan pembangunan venue kolam renang tahap I sebesar Rp1,022 miliar.
Sementara pada tahap II tahun anggaran 2026, pekerjaan dilanjutkan dengan alokasi anggaran Rp14,99 miliar, serta jasa konsultansi pengawasan sebesar Rp665 juta. Informasi tersebut tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Kabupaten Banggai.
(Sri)
