Berita Utama

Proyek Jalan, Air Rakyat Mandek

Krisis ini jelas bukan persoalan teknis semata. Ini adalah cerminan lemahnya pengelolaan pelayanan publik dan kurangnya sensitivitas terhadap kebutuhan paling mendasar masyarakat. Ketika air—elemen utama kehidupan—tidak tersedia, maka pertanyaan yang wajar muncul: di mana peran pemerintah?

Ironisnya, di saat masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih, pembangunan proyek-proyek besar justru terus berjalan. Jalan dibangun, infrastruktur fisik dipercepat, anggaran miliaran rupiah digelontorkan tanpa ragu. Papan proyek berdiri tegak, alat berat bekerja siang malam.

Namun di sisi lain, air bersih rakyat justru mandek.

Pembangunan tentu penting. Infrastruktur dibutuhkan. Namun pembangunan yang kehilangan sentuhan pada kebutuhan dasar rakyat hanyalah deretan angka dan beton. Pembangunan sejati adalah yang menjawab persoalan paling mendasar masyarakat, bukan sekadar mengejar serapan anggaran dan tampilan fisik.

Air bersih bukan kemewahan. Air adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Krisis air di Kilongan dan sekitarnya seharusnya menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah dan instansi terkait. Tidak cukup dengan penjelasan normatif atau alasan teknis yang berulang. Diperlukan kehadiran nyata, langkah cepat, dorongan serius kepada PDAM, perbaikan distribusi, serta solusi jangka panjang agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Bagikan: