Berita Utama

Proyek Jalan, Air Rakyat Mandek

Pembangunan Dikebut, Hak Dasar Terabaikan


Catatan Parlin Yusuf


Sudah berminggu-minggu masyarakat Kelurahan Kilongan dan sejumlah desa di Kecamatan Luwuk Utara hidup dalam kondisi yang memprihatinkan. Bukan karena krisis pangan, bukan pula akibat gejolak ekonomi, melainkan karena persoalan paling mendasar yang seharusnya tidak lagi terjadi di daerah yang terus berbicara soal pembangunan: krisis air bersih.

Air bukan sekadar fasilitas pendukung. Air adalah hak dasar warga. Tanpa air, aktivitas rumah tangga lumpuh, kesehatan terancam, kebersihan sulit dijaga, bahkan pelaksanaan ibadah menjadi terganggu. Namun itulah realitas yang kini dirasakan warga Luwuk Utara.

Hampir satu bulan terakhir, aliran air bersih tidak berjalan normal. Warga dipaksa mencari alternatif sendiri: membeli air di depot dengan biaya tambahan, menimba dari sumur seadanya, atau mengambil air dari sumber yang kualitasnya belum tentu layak. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil, masyarakat kembali dibebani pengeluaran untuk sesuatu yang semestinya menjadi layanan dasar negara.

Setiap hari, warga harus mengangkut air seperti di masa lalu. Sebuah ironi di wilayah yang terus diklaim berkembang.

Bagikan: