Halangi agar nyamuk demam berdarah tidak masuk rumah dengan menutup lubang ventilasi, jendela, dan pintu, menggunakan kasa nyamuk, menutup lubang-lubang termasuk lubang pipa, dan menyalakan AC jika tersedia.
“Melalui kerja sama dengan PT.KLS, setiap hari kami menjadwalkan 8 (delapan) sekolah untuk dilakukan Fogging sekaligus pemberian edukasi kepada masyarakat, terkait pencegahan DBD,”tutur Pengelolah Program Dinas Kesehatan Nuralin Hi.Badawi kepada Banggai Post, Kamis (3/11).
“Sasaran program ini disekolah-sekolah, karena anak-anak sangat rentan terkena DBD. Apalagi saat ini diperhadapkan pergantian musim, sangat rawan munculnya penyakit DBD,”tambah Nuralin.

Sementara itu Direktur Utama PT.KLS, Hj.Sulianti Murad,SH,.MM menjelaskan, program CSR ini digelontorkan sebagai upaya mendukung Pemerintah terkait upaya pencegahan penyakit yang dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk, seperti halnya demam berdarah.
“Dengan fogging, dapat mengurangi populasi nyamuk, sehingga risiko penularan penyakit akibat gigitan nyamuk pun dapat ditekan. Untuk tekhnis dan jadwal fogging di sekolah ditentukan oleh dinas terkait,”tuturnya.
Meskipun telah dilakukan fogging, Sulianti yang juga Putri Almarhum H. Murad Husain ini berharap, agar masyarakat konsisten melaksanakan anjuran pemerintah melalui gerakan 3 M.
