Dalam lima pertemuan terakhir, Portugal mencatat tiga kemenangan, sedangkan Kroasia meraih satu kemenangan dan satu laga lainnya berakhir imbang.
Meski Portugal unggul secara statistik, sebagian besar pertemuan kedua tim berlangsung sengit dengan selisih skor tipis. Kroasia beberapa kali mampu menyulitkan Portugal, terutama dalam ajang UEFA Nations League.
Adu Strategi
Roberto Martinez diperkirakan tetap mengandalkan formasi 4-3-3 yang dapat berubah menjadi 4-2-3-1 sesuai situasi pertandingan.
Kreativitas serangan Portugal akan bertumpu pada Bruno Fernandes dan Bernardo Silva yang menjadi motor permainan sekaligus pemasok bola bagi Cristiano Ronaldo. Meski telah berusia 41 tahun, Ronaldo tetap menjadi ancaman utama di dalam kotak penalti berkat naluri mencetak gol dan kemampuannya memanfaatkan setiap peluang.
Portugal juga memiliki kekuatan dalam transisi cepat serta situasi bola mati. Namun, koordinasi lini belakang kerap menjadi titik lemah ketika menghadapi lawan yang disiplin menguasai lini tengah.
Di kubu Kroasia, formasi 4-2-3-1 diperkirakan kembali menjadi pilihan utama. Luka Modrić akan menjadi pengatur tempo permainan dengan dukungan Mateo Kovačić dan Marcelo Brozović di lini tengah.
