Opini

Polisi Bersama Rakyat Diuji di Balik Pintu Ruang Tahanan

Sebab, pada akhirnya masyarakat tidak akan menilai keberhasilan reformasi Polri berdasarkan tebalnya dokumen WBK dan WBBM.

Masyarakat akan menilainya melalui pengalaman langsung ketika berhadapan dengan aparat kepolisian. Ketika membuat laporan, menjadi korban tindak pidana, membutuhkan perlindungan, mencari keadilan, bahkan ketika harus menjalani proses hukum di ruang tahanan.

Di sanalah kualitas pelayanan, profesionalisme, dan integritas kepolisian memperoleh penilaian yang paling nyata.

Apabila di ruang yang paling tertutup sekalipun aparat kepolisian mampu menjaga integritas, menghormati hak-hak dasar, dan memperlakukan setiap manusia secara bermartabat, maka Polisi Bersama Rakyat tidak lagi berhenti sebagai slogan, melainkan telah tumbuh menjadi budaya organisasi.

Sebab, ujian paling jujur terhadap Zona Integritas Polri mungkin bukan berlangsung di ruang pelayanan yang terbuka dan dipenuhi kamera, melainkan justru di balik pintu ruang tahanan.(*)

Bagikan: