Berita Utama

Pesantren Al-Murad Cikal Bakal Lahirnya Pendidikan Tinggi Islam Modern di Wilayah Timur Sulawesi

Sementara itu Pimpinan dan Pembina Pondok Pesantren Ust. Zainal Abidin Alihamu mengatakan, peran pondok pesantren Al-Murad adalah sebagai agen perubahan sosial, agen pembangunan dan pusat keunggulan. Yang memiliki fungsi tidak hanya sebagai Tafaqqu Fiddin (Tidak hanya memahami seluk beluk agama), tetapi juga sebagai lembaga kontrol sosial terhadap perubahan-perubahan nilai budaya dan norma-norma sosial yang terjadi di masyarakat.

“Kenapa harus berbeda dengan pondok pesantren lainnya, sebab di kabupaten Banggai banyak pengkhutbah, tapi kurang penceramah. Insya Allah melalui pondok pesantren ini akan lahir da’i-da’i yang mengobati hati dan memberikan cahaya penerang bagi umat,”tutur Zainal Abidin Alihamu yang juga Ketua MUI Kabupaten Banggai.

Terkait penamaan Al-Murad, Ust.Zen begitu ia disapa menjelaskan, selain sebagai simbol pengabdian Almarhum H.Murad Husain, juga dimaknai dalam bahasa agama, Murad diartikan sebagai keinginan, kemauan,bersemangat dan pantang menyerah. (NS)

Bagikan:
Iklan Banggai Post