Tidak hanya itu, peningkatan pendidikan yang merata, budaya literasi menuju Banggai yang cerdas, tak luput dari agenda prioritas AT-FM.
Begitupun akses modal wirausawan baru, serta penyiapan tenaga kerja, melalui wadah Balai Latihan Kerja guna mewujudkan Banggai yang produktif juga diprioritaskan,” Penuntasan kemiskinan dilakukan melalui inovasi Tumis Ikan Teri (Tuntaskan Kemiskinan Terintegrasi),”jelasnya.
Bupati menginformasikan sejumlah akses modal usaha produktif dapat digenjot melalui pengalokasian Rp.1 Juta, 1 Pekarangan. Serta alokasi dana BUMDES sebesar Rp.500 juta. (NS)
