Bupati Banggai di sela-sela sambutannya mengungkapkan bahwa AKIP merupakan bagian dari performance-based budgeting, dimana seluruh anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan hasilnya.
โArtinya setiap dana yang dikeluarkan harus dapat dikaitkan dengan kinerja yang dihasilkan, jadi tidak boleh ada satu sen pun uang negara yang tidak dapat dipertanggungjawabkan!โ tegas dia.
Selain badan dan dinas, pemerintah kecamatan juga menerima penilaian evaluasi AKIP, dimana dari 23 kecamatan yang ada, hanya 7 kecamatan yang memperoleh predikat โBBโ, sisa 15 kecamatan berada pada peringkat โBโ, dan satu kecamatan dengan predikat โCโ.
Kecamatan-Kecamatan yang memperoleh nilai AKIP โBBโ tersebut adalah, Batui Selatan, Bualemo, Kintom, Moilong, Luwuk Selatan, Lobu dan Masama. Sedangkan satu-satunya kecamatan yang nilai AKIP-nya โCโ adalah Balantak Utara.
โSeluruh OPD dan kecamatan harus memperoleh predikat ” A ” di Tahun 2023, terutama perangkat daerah dan kecamatan yang masih bernilai “BB” dan โCCโ, agar segera mengejar ketertinggalan,โ tegas Ir. H. Amirudin, MM di akhir sambutannya. (DKF)
