Berita Utama

Pembangunan Pasar Simpong, BPK Temukan Kekurangan Volume Pengecoran Plat Lantai, Berpotensi Kegagalan Struktur Beton!

Pembangunan Pasar Simpong/Net

BANGGAIPOST.COM,Luwuk-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Tengah, menemukan kekurangan volume pada pekerjaan pengecoran plat lantai beton pembangunan pasar Simpong.

Temuan ini tercatat dalam dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan BPK atas Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten Banggai Tahun Anggaran 2024.

Disebutkan, berdasarkan pemeriksaan fisik pada tanggal 7 Oktober 2024 dan 14 November 2024 bersama PPK, PPTK, pengawas lapangan, penyedia, konsultan pengawas dan Inspektorat menunjukkan terdapat kekurangan volume pada pekerjaan pengecoran plat lantai beton sebesar Rp35.570.184,65.

Dalam kontrak, terdapat pekerjaan beton sebesar Rp1.145.290.116,41 dengan mutu beton rencana adalah f’c 21 MPa, terdiri atas delapan bagian struktur beton fc 21 MPa.

Berdasarkan pemeriksaan atas dokumen hasil uji beton segar diketahui bahwa mutu beton terlaksana di bawah mutu beton rencana yang nilainya melebihi penurunan mutu beton yang diizinkan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) 6880-2016, yaitu sebesar 3,5 MPa, sehingga berakibat adanya potensi pada kegagalan struktur beton.

Atas permasalahan tersebut, BPK bersama dengan PPK, PPTK, penyedia, dan Inspektorat telah melakukan pengambilan sampel beton inti (core) tanggal 15 November 2024, dengan melibatkan tenaga ahli konsultan perencana untuk melakukan kajian pada plat lantai 2 dan plat lantai 3 untuk mendapatkan pembanding hasıl uji kuat tekan beton terlaksana.

Bagikan: