Berita Utama

PDAM Banggai Rugi Hampir Rp9 Miliar pada 2025


Pendapatan Naik Tak Mampu Bendung Ledakan Beban Operasional


 


BANGGAIPOST, LUWUK – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banggai kembali mencatat kinerja keuangan yang memburuk pada tahun buku 2025. Meski pendapatan perusahaan meningkat, lonjakan berbagai pos biaya membuat perusahaan menutup tahun dengan kerugian bersih sebesar Rp8.978.607.354, atau hampir Rp9 miliar.

Nilai kerugian tersebut melonjak tajam dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp2.964.786.205. Dengan demikian, dalam setahun kerugian PDAM bertambah lebih dari Rp6 miliar.

Data tersebut tercantum dalam Catatan Atas Laporan Keuangan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kabupaten Banggai Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2025, yang menunjukkan kerugian tahun berjalan ikut menggerus posisi ekuitas perusahaan.

Pendapatan Naik, Kerugian Justru Membengkak

Sepanjang 2025, pendapatan operasional PDAM meningkat menjadi Rp18.997.835.200, naik sekitar Rp2 miliar dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp16.966.008.700.

Pendapatan dari penjualan air juga mengalami kenaikan dari sekitar Rp16,77 miliar menjadi Rp17,87 miliar.

Namun, peningkatan pendapatan tersebut tidak mampu menutupi lonjakan beban operasional yang naik jauh lebih besar.

Bagikan: