“Oleh sebab itu sinkronisasi itu menjadi kunci. Saya berikan contoh, pemerintah pusat membangun bendungan, bangun lagi irigasi primernya, tapi irigasi sekunder irigasi tersier sampai ke sawah tidak dikerjakan, airnya tidak akan sampai ke sawah-sawah yang kita miliki. Ini yang namanya tidak sinkron, tidak seirama,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Banggai masuk dalam 10 Kabupaten Terbaik dan meraih Penghargaan Pembangunan Daerah 2024 dalam inovasi “Satu Juta Satu Pekarangan”. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian PPN/Bappenas dan diterima langsung oleh Bupati Amirudin beserta Kepala Bappeda Kabupaten Banggai.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari komitmen dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui berbagai program dan kebijakan yang diimplementasikan, Kabupaten Banggai terus mengalami kemajuan yang signifikan di berbagai sektor pembangunan.
Bupati Amirudin menyatakan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh Kabupaten Banggai. Ia juga mengapresiasi dedikasi serta kerja keras seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan mitra-mitra pembangunan yang telah turut berperan dalam pencapaian ini.
